AMERIKA DISERANG “AIDS” MELALUI SERANGGA


Amerika sedang diinvasi penyakit baru yang di sebarkan oleh serangga asal Amerika Latin. Penyakit ini disebut-sebut sebagai penyakit AIDS jenis baru dari Amerika karena masa inkubasinya yang panjang serta sulit atau bahkan tidak bisa disembuhkan.

Penyakit ini disebut penyakit Chagas dan disebabkan oleh parasit yang disebut Trypanosoma cruzi (T. cruzi). Parasit ini tetap aktif dalam tubuh manusia selama 30 tahun hingga kemudian membunuh secara tiba-tiba dengan cara menghentikan detak jantung atau menghancurkan usus penderitanya.

Penularannya adalah lewat gigitan binatang kecil yang disebut vinchuca atau kissing bug karena menggigit wajah orang ketika sedang tidur. Penyakit mematikan akibat ciuman parasit ini merupakan silent killer karena pasien jarang menunjukkan gejala atau tahu bahwa ia telah terinfeksi.

Dalam sebuah editorial yang dimuat jurnal PLoS Neglected Tropical Diseases, para ahli penyakit tropis dari Baylor College of Medicine di Houston, berpendapat bahwa penyebaran Chagas ini menyerupai penyebaran awal HIV/AIDS.

“Seperti AIDS, penyakit Chagas memiliki waktu inkubasi yang panjang dan sulit atau tidak mungkin disembuhkan. Chagas menginfeksi hingga 8 juta orang di bebagai belahan bumi, sebagian besar di Bolivia, Meksiko, Kolombia dan Amerika Tengah. Tapi lebih dari 300.000 orang yang terinfeksi tinggal di Amerika Serikat, kebanyakan di antaranya adalah para imigran,” kata Peter J. Hotez, pakar vaksin dan penyakit tropis Baylor College of Medicine seperti dilansir New York Times, Rabu (30/5/2012).

Penyakit ini dapat ditularkan dari ibu ke anaknya atau lewat transfusi darah. Sekitar seperempat korban akhirnya akan mengalami pembesaran jantung atau usus yang kemudian berhenti berfungsi atau meledak sehingga menyebabkan kematian mendadak.

Penyakit ini diyakini telah membunuh Charles Darwin beberapa puluh tahun setelah digigit oleh serangga di Amerika Selatan. Pasien yang terinfeksi harus meminum obat keras selama 3 bulan dan hanya manjur jika penyakit ini terdeteksi sejak dini.

Obat Chagas ini memang tidak semahal obat AIDS, tetapi di negara miskin pasokannya mengalami kekurangan. Karena penyakit ini identik dengan penyakit kaum miskin, tidak banyak perusahaan yang mau berinfestasi untuk menemukan pengobatan baru.

“Penyakit ini juga sangat berkaitan dengan stigma miskin di masyarakat. Kebanyakan korbannya adalah imigran yang sulit mendapat akses perawatan medis.

Perihal simpelbisnis
I am make this blog for business and money

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: