ROSSI KEWALAHAN MENJINAKKAN DUCATI


Valentino Rossi merasa khawatir dengan penampilannya untuk bersaing di musim 2012. Hasil buruk pada seri pembuka di Sirkuit Losail, Qatar, membuat “The Doctor” merasa performanya bisa jauh lebih buruk dari musim lalu ketika dia hanya satu kali naik podium.

Pada balapan hari Minggu malam di sirkuit gurun pasir itu, Rossi sangat tidak kompetitif. Start dari urutan ke-12, juara dunia tujuh kali MotoGP ini hanya finis di urutan ke-10. Padahal, targetnya adalah masuk barisan kedua atau paling kurang di urutan keenam. Faktanya, Rossi hanya bersaing dengan para pebalap tim satelit dan CRT. Dia tak bisa mengimbangi rekan setimnya, Nicky Hayden, yang finis di urutan keenam.

Valentino Rossi mengakui dirinya sama sekali tidak bisa mengendalikan Desmosedici GP12 tunggangannya, apalagi setelah sempat bersenggolan dengan Hector Barbera di awal balapan. Menurutnya, insiden itu menambah runyam penampilannya, di samping karena tak merasa cocok dengan motor.

“Saya menghadapi masalah di awal balapan. Ketika kami menggunakan ban baru, saya kesulitan melakukan pengereman,” ujar Rossi kepada media Italia, Mediaset. “Di atas itu, saya kehilangan empat atau lima detik setelah insiden dengan Barbera. Saya kemudian bisa sedikit lebih baik dan bahkan di akhir lap bisa bikin waktu lebih cepat dengan ban aus. Namun, itu tak berguna, kami kesulitan untuk kompetitif.”

“Saya tidak bisa menunggangi motor ini, tak bisa membuat perbedaan, bahkan tak bisa mengimbangi kecepatan Hayden, yang sebelumnya bisa saya lakukan. Secara teori, dengan ban baru, seharusnya saya lebih cepat. Nicky melakukan balapan dengan baik dibandingkan para pebalap Ducati lainnya,” ujar pebalap asal Italia itu.

Menurut Rossi, saat uji coba pramusim di Jerez, posisinya lebih baik karena dia berada di urutan keenam. Namun, semuanya tak tampak saat balapan seri pembuka ini. “Mungkin kami akan lebih buruk dibandingkan tahun lalu karena kami kembali mundur. Apa yang bisa kukatakan? Saya ingin jujur. Saya tidak bisa menunggangi motor ini dengan baik, bahkan dibandingkan dengan rekan-rekan pebalap Ducati.”

“Ducati ini memiliki masalah. Saya memberikan petunjuk di mana harus dikerjakan, tetapi kami tak bisa mengatasi masalahnya. Sayang, saya bukan insinyur dan tak bisa melakukan apa pun dengan itu. Paling tidak, aspek positifnya adalah saya tidak jatuh dengan sasis ini. Itulah hal yang baik,” paparnya.

Tentang musim 2012 ini, Rossi juga pesimistis. Apalagi, dia tak berdaya menghadapi tim-tim “kelas dua” meskipun GP12 sudah mengalami perubahan radikal. “Saya berusaha profesional. Ketika Barbera mendorong saya keluar, saya bahkan mempertimbangkan untuk kembali ke pit, tetapi kemudian saya bertahan supaya bisa memberikan data kepada para teknisi kami untuk dipelajari. Dengan demikian, nantinya kami bisa lebih baik,” tuturnya.

Iklan

Perihal simpelbisnis
I am make this blog for business and money

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: