Berjemur Menyehatkan Kulit Kita


Mempunyai kulit putih bersih merupakan dambaan wanita kebanyakan, sehingga tak sedikit yang selalu menghindari sinar matahari. Padahal wanita berkulit gelap akibat sering berjemur lebih beruntung, karena memiliki peluang lebih besar untuk berumur panjang.

jemur

Sebagaimana diketahui, sinar matahari merupakan sumber energi utama untuk mengubah provitamin D yang terdapat di jaringan kulit menjadi vitamin D. Pada manusia, hampir 90 persen pembentukan vitamin D difasilitasi oleh sinar matahari.

Seorang profesor onkologi dari Lund University di Swedia, Hakan Olsson mengatakan vitamin tersebut tidak hanya baik bagi tulang tetapi juga bisa mencegah berbagai penyakit mematikan. Di antaranya penggumpalan darah di kaki atau disebut vein thromboses.

Penyakit ini banyak menyerang wanita dan menewaskan tak kurang dari 25.000 orang tiap tahun. Dalam penelitian yang dilakukan Prof Olsson terhadap 40.000 wanita, terungkap bahwa vein thromboses lebih sering muncul di musim dingin ketika matahari jarang menampakkan diri.

“Banyak yang meyakini sering berjemur bisa meningkatkan risiko kanker kulit. Namun peningkatannya ternyata tidak lebih besar dibandingkan manfaat lainnya, sehingga secara umum wanita yang sering berjemur punya peluang berumur lebih panjang,” ungkap Prof Olsson seperti dikutip dari Dailymail, Minggu (5/12/2010).

Manfaat lain dari berjemur menurut Prof Olsson adalah mencegah penyakit diabetes. Masih berdasarkan penelitian yang ia lakukan, Prof Olsson menyimpulkan diagnosis diabetes pada wanita lebih sering diberikan pada musim dingin dibanding pada musim panas.

Meski demikian, ahli kanker lainnya menilai hasil penelitian yang telah dipresentasikan di forum Swedish Society of Medicine ini terlalu berlebihan. Ed Yong, seorang peneliti dari Cancer Research di Inggris mengingatkan bahwa ancaman kanker kulit tidak boleh dianggap remeh.

“Sinar matahari baik untuk manusia dan vitamin D juga baik untuk kesehatan tulang. Namun tidak ada bukti yang cukup kuat bahwa manfaat vitamin D bisa mengimbangi risiko kanker kulit. Hal terpenting untuk mencegah kanker kulit adalah, pastikan kulit tidak terbakar saat berjemur,” ungkap Yong.

7 Alasan Mengapa Berjemur Itu Menyehatkan

Berjemur ternyata sangat menguntungkan bagi kesehatan, dengan memanaskan tubuh kita selama 30 menit setiap hari maka kondisi tubuh kita akan membaik. Selain itu juga membantu proses detoxinasi, yaitu pengeluaran racun tubuh. Selain pengurangan kolesterol tubuh, sinar matahari juga dapat mengurangi kadar gula darah. Sinar matahari juga meningkatkan kapasitas darah untuk membawa oksigen. Selain itu dengan berjemur maka pembentukan tulang dan perbaikannya juga terbantu. Masih banyak lagi manfaat sinar matahari bagi kesehatan manusia.

1. Sinar matahari menurunkan gula darah
Sinar matahari semacam insulin yang akan memberikan kemudahan proses penyerapan glukosa masuk ke dalam sel-sel tubuh. Hal ini akan merangsang tubuh untuk mengubah gula darah (glukosa) menjadi gula yang tersimpan (glycogen), dan tersimpan pada hati dan otot, dengan demikian menurunkan gula darah.

2. Sebagai penawar infeksi dan pembunuh bakteri
Terpaan sinar matahari membantu membunuh bakteri penyakit, virus dan jamur. Hal itu berguna untuk perawatan TBC, erysipelas, keracunan darah, peritonitis, pneumonia, mumps, asma saluran pernapasan. Beberapa dari virus penyebar kanker ditaklukkan oleh sinar ultraviolet (UV) ini. Infeksi jamur, termasuk candida, bereaksi terhadap sinar matahari. Dalam waktu 10 menit saja bakteri yang beterbangan di udara dapat dilumpuhkan oleh sinar matahari.

3. Penghasil vitamin D
Pada waktu berkas sinar ultraviolet disaring di kulit. Ia mengubah simpanan kolesterol di kulit menjadi vitamin D. Mengarahkan bagian dari tubuh ke sinar matahari selama 5 menit saja memberikan 400 unit vitamin D. Wow coba hitung sendiri jika kita berjemur selama 30 menit.

4. Meningkatkan kebugaran pernafasan
Sinar matahari dapat meningkatkan kapasitas darah untuk membawa oksigen dan menyalurkannya ke jaringan-jaringan. Faktor lain yang bisa membantu meningkatkan kebugaran pernafasan ialah bahwa glikogen bertambah di hati dan otot setelah berjemur matahari.

5. Mengurangi kadar kolesterol darah
Karena proses pengubahan kolesterol di bawah kulit menjadi vitamin D, menyebabkan tubuh mengeluarkan kolesterol yang ada dalam darah menuju ke kulit, sehingga mengurangi kolesterol dalam darah.

6. Meningkatkan sistem kekebalan
Pancaran sinar matahari yang mengenai tubuh menambah sel darah putih terutama limfosit, yang digunakan untuk menyerang penyakit. Antibodi (gamma globulins) bertambah. Pengaruh ini bertahan sampai 3 minggu. Nitrofil membunuh kuman-kuman lebih cepat setelah pernafasan dengan sinar matahari. Sepuluh menit di bawah sinar ultraviolet satu atau dua kali setiap minggu dapat mengurangi flu 30-40 %.

7. Sinar matahari membantu dalam membentuk dan memperbaiki tulang-tulang
Dengan bertambahnya tingkat vitamin D dalam tubuh karena terkena sinar matahari, otomatis dapat membantu meningkatkan penyerapan kalsium dan sangat menolong pembentukan & perbaikan tulang dan mencegah penyakit seperti rakhitis dan osteomalacia (pelembutan tulang tidak normal).

Iklan

Perihal simpelbisnis
I am make this blog for business and money

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: